Tiga Pelajar Tewas Usai Motor Tertabrak Truk Gandeng di Paiton Probolinggo

Tiga Pelajar Tewas Usai Motor Tertabrak Truk Gandeng di Paiton Probolinggo

PROBOLINGGO- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo. Tiga remaja dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) setelah sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat maut dengan sebuah truk gandeng di Jalan Raya masuk Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton, Selasa (10/02) sore.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 16.40 WIB. Sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi N-2584-NE melaju dari arah timur ke barat dengan membawa tiga orang penumpang tanpa menggunakan helm. Kendaraan roda dua itu dikendarai oleh seorang anak di bawah umur.

Asik Memancing di Danau Batur, Seorang Pemancing Tewas Tersambar Petir dan Dua Luka-luka

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama menjelaskan, sepeda motor tersebut dikemudikan oleh MH, 13, dengan membawa dua penumpang masing-masing berinisial DMP, 16, dan ASN, 15, yang diketahui ketiganya masih berstatus pelajar.

“Pengendara sepeda motor tersebut melaju dari arah timur ke barat. Setelah tiba di lokasi kejadian, diduga karena terlalu ke kanan saat mendahului kendaraan di depannya,” ungkap Aditya.

Dalam proses mendahului tersebut, sepeda motor menyenggol kendaraan lain yang tidak diketahui identitasnya dari arah berlawanan. Akibat senggolan itu, pengendara kehilangan kendali hingga sepeda motor terjatuh ke sisi kiri jalan dan masuk ke kolong truk gandeng Hino bernomor polisi P-9289-UQ.

Truk gandeng tersebut dikemudikan AM, 48, seorang sopir asal Kabupaten Banyuwangi, yang melaju searah di depan sepeda motor. Benturan keras pun tak terhindarkan, menyebabkan ketiga remaja mengalami luka fatal.

“Seluruh korban dinyatakan tewas di tempat kejadian,” tegas Aditya.

Mandi di Kolong Bekas Tambang, Pria di Belitung Tewas Diterkam Buaya di Depan Anaknya

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan serius akan tingginya risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya akibat pelanggaran aturan berkendara seperti pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, serta tidak menggunakan helm. Saat ini, Satlantas Polres Probolinggo masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan keterangan saksi guna memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh. (cen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
Banner Iklan