Luapan Sungai Bedadung Rendam Jember, Satu Warga Tewas Tersengat Listrik
Jember – Hujan deras mengguyur Jember sejak Kamis (12/02) siang hingga malam memicu banjir di sejumlah titik, baik kawasan desa maupun kota. Luapan Sungai Bedadung dan Sungai Kalijompo menyebabkan genangan hingga 1,5 meter. Air meluber cepat ke permukiman warga setelah dua sungai besar yang membelah Jember tak mampu menampung debit hujan.
Sejumlah ruas jalan terendam, mengakibatkan banyak sepeda motor mogok karena mesin kemasukan air. Hingga Jumat (13/02) dini hari genangan belum juga surut. Banjir ini memakan korban seorang warga, Siti Nur Fadilah dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat membersihkan rumahnya di wilayah Kaliwining, Kecamatan Rambipuji.
Rekayasa Begal MERR Terbongkar, Mahasiswa Terancam Pasal Laporan Palsu
Korban disebut tersengat listrik saat berupaya membersihkan rumahnya yang terendam. Jenazahnya kemudian dievakuasi ke Puskesmas Rambipuji untuk penanganan lebih lanjut. Evakuasi warga terdampak masih berlangsung di beberapa desa, di antaranya Rowotamtu, Curahmalang, dan Gumelar. Ketinggian air di wilayah tersebut dilaporkan mencapai satu hingga satu setengah meter.
Komandan Baret Rescue, David Handoko Seto dan Tim gabungan bersama relawan bergerak cepat mengevakuasi warga, terutama kelompok rentan.
“Kami melakukan evakuasi bersama relawan menggunakan perahu karet maupun jip 4×4 yang bisa melintasi jalan dengan ketinggian banjir yang cukup tinggi,” ujarnya
Rekayasa Begal MERR Terbongkar, Mahasiswa Terancam Pasal Laporan Palsu
David menyebut banjir kali ini di luar perkiraan warga. “Banjir setinggi ini di kawasan Curahmalang dan Gumelar tidak diprediksi. Menurut warga, baru sekali ini terjadi. Kami bersama seluruh elemen relawan melakukan evakuasi warga, terutama lansia dan warga yang sakit,” tambahnya.
Pihak relawan berharap air segera surut agar warga dapat membersihkan lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir. Sementara itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperparah kondisi. (cen)





