Tinjau PELATARAN di Banjarbaru, Wamen Ossy Minta Antrean Layanan Tak Menumpuk

BANJARBARU – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pelayanan di loket Kantor Pertanahan yang dinilai menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan Ossy saat meninjau pelaksanaan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) di Kantor Pertanahan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (30/5). Dalam kunjungan tersebut, ia menyoroti pentingnya manajemen pelayanan yang baik agar masyarakat dapat memperoleh layanan secara cepat, nyaman, dan efisien.

“Yang harus kita hindari, masyarakat menunggu terlalu lama (di loket) semisal terjadi penumpukan antrean. Ini menjadi perhatian bagi para manajer loket jika terlihat adanya penumpukan, harus juga punya rencana seperti apa,” ujarnya.

Pahami Putusan MK, Sekjen ATR/BPN Minta ASN Tak Ragu Ambil Keputusan

Saat meninjau area pelayanan, Ossy menyempatkan diri berdialog dengan petugas serta melihat langsung proses pelayanan yang berlangsung pada akhir pekan. Menurutnya, masyarakat menginginkan layanan pertanahan yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, teliti, dan tetap sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pertanahan. Karena itu, seluruh jajaran ATR/BPN diminta menjaga profesionalisme dan terus meningkatkan kualitas layanan yang diberikan.

Dalam kesempatan tersebut, Ossy juga menyoroti upaya percepatan penyelesaian berkas pertanahan yang telah dilakukan Kementerian ATR/BPN sejak kuartal IV tahun 2025. Program tersebut dijalankan secara nasional dan terus dipantau melalui rapat pimpinan yang dipimpin Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid.

Menurutnya, berbagai langkah percepatan yang dilakukan mulai menunjukkan hasil positif. Sejumlah kantor pertanahan di berbagai daerah berhasil menurunkan jumlah berkas yang tertunda dan meningkatkan capaian penyelesaian layanan kepada masyarakat.

“Dari Oktober 2025 kita berusaha kejar penyelesaian berkas dan akhirnya kita bisa tekan. Untuk saat ini, kita terus selesaikan berkas yang ada, kerja teliti dan akurat karena kita tahu jika satu BPN jelek maka semua dianggap jelek. Maka kita upayakan bekerja dengan baik,” tutur Ossy.

Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dalam Penataan Kawasan Hutan Bersama Satgas PKH

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa peningkatan pelayanan tidak boleh berhenti hanya karena capaian saat ini menunjukkan tren positif. Menurutnya, masih terdapat berbagai aspek yang perlu diperbaiki untuk menutup celah kekurangan dalam pelayanan pertanahan.

Upaya perbaikan tersebut, kata dia, harus dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh jajaran, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Sinergi antara Kementerian ATR/BPN, Kantor Wilayah BPN, hingga Kantor Pertanahan menjadi kunci untuk menghadirkan layanan yang semakin baik.

“Hal ini yang terus berusaha dilakukan oleh Pak Menteri di tingkat pusat, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) di tingkat provinsi, dan juga Kepala Kantah di tingkat kota/kabupaten, bagaimana agar Kepala Kantah menghadirkan satu pelayanan yang melayani masyarakat sepenuh hati, penuh empati, tapi juga profesional,” jelasnya.

ATR/BPN dan KPK Dorong Sembilan Program Pertanahan untuk Pemda se-Sulut

Pada kesempatan tersebut, Ossy juga menyerahkan dua sertipikat tanah kepada warga Kota Banjarbaru yang memanfaatkan layanan PELATARAN. Penyerahan dilakukan sebagai bentuk komitmen ATR/BPN dalam mendekatkan layanan pertanahan kepada masyarakat melalui program pelayanan akhir pekan.

Dalam kunjungan kerja itu, Ossy didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Selatan Budi Kristiyana, Tenaga Ahli Menteri Bidang Administrasi Negara dan Good Governance Ajie Arifuddin, Tenaga Ahli Menteri Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis Hendri Teja, serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Banjarbaru Ahmad Suhaimi. (fmh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
Banner Iklan