ATR/BPN Bangun Soliditas Antarinstansi Lewat Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026
JAKARTA – Olahraga menjadi salah satu ruang untuk memperkuat komunikasi dan sinergi lintas instansi. Semangat itu dibawa Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) saat ambil bagian dalam Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 Beregu ASN/BUMN/BUMD di Lapangan Tenis Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (1/8/2026).
Keikutsertaan ATR/BPN tidak hanya mengejar prestasi di lapangan. Turnamen tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun soliditas sekaligus mempererat komunikasi dengan kementerian, lembaga, BUMN, BUMD, dan pemerintah daerah.
Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi Kementerian ATR/BPN Dwi Budi Martono mengatakan, interaksi yang terbangun melalui olahraga memberikan manfaat dalam memperkuat hubungan antarlembaga. Komunikasi informal di lapangan bahkan dapat mendukung koordinasi dalam pekerjaan.
“Benefit dari turnamen ini sendiri yang sangat terasa ketika kita berhubungan dengan berbagai kementerian. Nah, di situ kita bisa saling berkomunikasi dan memudahkan dalam koordinasi-koordinasi di pekerjaan juga,” ujar Dwi yang turut memperkuat Tim ATR/BPN.
Sekjen ATR/BPN Minta Pejabat Administrator Jadi Penggerak Perubahan Organisasi
Turnamen berlangsung selama dua hari, 1–2 Agustus 2026. Sebanyak 16 tim dari kementerian/lembaga, BUMN, BUMD, serta pemerintah daerah ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Tiga kategori dipertandingkan, yakni ganda eksekutif, ganda campuran prestasi, dan ganda KU85. ATR/BPN mengirimkan pemain yang berasal dari sejumlah satuan kerja, baik di tingkat pusat maupun daerah. Pada hari pertama, Tim ATR/BPN harus menghadapi tiga lawan dalam babak penyisihan. Masing-masing Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta BPJS.
Dwi optimistis persiapan yang telah dilakukan menjadi modal bagi tim ATR/BPN untuk bersaing dan melewati fase penyisihan.
“Kita sangat siap, persiapan kita cukup sehingga kita sangat yakin untuk bisa keluar dari babak penyisihan ini,” ungkapnya.
Turnamen dibuka Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melalui prosesi pemukulan bola tenis. Pramono berharap kompetisi tersebut tidak hanya berlangsung kompetitif, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet potensial.
“Mudah-mudahan Turnamen Tenis Piala Gubernur DKI Jakarta ini berlangsung dengan baik dan mencetak atlet-atlet yang tangguh,” tuturnya.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Pelti DKI Jakarta Hari Nugroho menambahkan, turnamen tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga KORPRI 2027.
Selain menjadi ajang mengasah kemampuan dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet, kompetisi tersebut diharapkan memperkuat kebersamaan dan soliditas antarlembaga. Bagi ATR/BPN, semangat kolaborasi yang dibangun di lapangan diharapkan ikut terbawa dalam koordinasi dan pelayanan kepada masyarakat. (cen)


