Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Dimulai dari Kepastian Hukum Tanah

Malang – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kegiatan Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (17/7/2026). Pada kesempatan tersebut, Menteri Nusron menegaskan bahwa kepastian hukum hak atas tanah merupakan salah satu faktor mendasar dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional.

“Bagi kami, ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari kepastian hukum atas tanah,” kata Menteri ATR/Kepala BPN melalui akun Instagram resminya.

Kementerian ATR/BPN Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Pertahankan Capaian 14 Kali Berturut-turut

Ia menjelaskan, dukungan Kementerian ATR/BPN terhadap ketahanan pangan tidak hanya diwujudkan melalui pemberian kepastian hukum hak atas tanah, tetapi juga lewat penataan ruang yang berkelanjutan serta perlindungan terhadap lahan pertanian produktif.

“Kami berkomitmen untuk memastikan setiap jengkal lahan produktif dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai fondasi menuju swasembada pangan dan kedaulatan pangan Indonesia,” tutur Menteri Nusron.

Menteri Nusron Laporkan Realisasi Anggaran Kementerian ATR/BPN 2025 Capai 95,73 Persen kepada Komisi II DPR RI

Menurutnya, penyelenggaraan Panen Raya Serentak di 43 titik di seluruh Indonesia menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sektor pertanian nasional.

“Ini wujud nyata sinergi pemerintah dalam meningkatkan produksi, memperkuat hilirisasi, serta menghadirkan kesejahteraan yang lebih baik bagi para petani,” lanjut Menteri Nusron.

Kegiatan panen raya di Kota Malang menghasilkan berbagai komoditas pertanian, di antaranya tebu, padi, dan kedelai. Acara tersebut juga dihadiri sejumlah menteri dan pejabat Kabinet Merah Putih. (ima)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup
Banner Iklan